

| Beranda |
| Selamat Datang |
| Gambaran Umum Kep. Bangka Belitung |
| Sejarah Pengadilan Agama Pangkalpinang |
| Yurisdiksi |
| Visi dan Misi |
| Galeri Foto |
| Link |
| Struktur Organisasi |
| Profil Pegawai |
| Daftar Urut Kepangkatan |
| DIPA |
| Realisasi Anggaran DIPA |
| Keuangan Perkara |
| PNBP |
| Bagian Keperkaraan |
| Bagian Kepegawaian |
| Bagian Keuangan |
| Bagian Umum |
| Pedoman Perilaku Hakim |
| Pembayaran Panjar Via Bank |
| Pengembalian Sisa Panjar |
| Legislasi Akta cerai |
| Barang Milik Negara |
| Pengaduan Online |
| Alur Pengaduan |
| Prosedur Pengaduan |
| Hak-Hak Pencari Keadilan |
| Hak-Hak Para Pihak |
| Statistik Pengawasan dan Pengaduan |
| Statistik Hukuman Disiplin |
| Struktur Organisasi |
| Profil Pegawai |
| PTA Kep. Bangka Belitung |
| PA Sungailiat |
| PA Tanjungpandan |
| Tahun 2010, Kualitas Tenaga Teknis PA Terus Ditingkatkan |
|
|
|
| Written by Yulia | ||||||||||||||||||||||||||||
| Senin, 11 Januari 2010 | ||||||||||||||||||||||||||||
Tahun 2010, Kualitas Tenaga Teknis PA Terus DitingkatkanJakarta | badilag.net Pada 2010 ini Ditjen Badilag MA masih akan melanjutkan program strategis 2009 lalu, yakni peningkatan kualitas SDM tenaga teknis peradilan agama. Yang dimaksud tenaga teknis ialah hakim, panitera, dan jurusita. “Fokus kita adalah meningkatkan kualitas SDM tenaga teknis, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, agar terpenuhi rasa keadilan bagi masyarakat yang berperkara di PA,” kata Dirjen Badilag, Wahyu Widiana, Rabu (6/1). Berdasarkan data mutakhir, saat ini aparat peradilan agama berjumlah 10390. Dari jumlah itu, 7638 adalah tenaga teknis, dan 2752 sisanya adalah tenaga non-teknis. Secara keseluruhan, jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Jumlah Pegawai PA se-Indonesia
Saiful Bahri SH, Kepala Seksi Evaluasi dan Rasionalisasi Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, mengatakan bahwa pada 2009 lalu Badilag telah menyelenggarakan sejumlah seminar dan lokakarya yang bertujuan untuk meningkatkan mutu hakim. “Sebagian besar kegiatan itu bekerja sama dengan instansi lain, seperti Komnas Perempuan, PSW UIN Jogkakarta, dan LBH-APIK,” ujarnya, dalam acara pertukaran informasi, di Mushalla Badilag. Menurut Saiful Bahri, materi kegiatan-kegiatan itu berkaitan dengan peningkatan pemahaman mengenai Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), hak-hak perempuan, dan perlindungan anak. Selain itu, para hakim juga diberi pelatihan khusus mengenai mediasi. “Pada tahun 2010 ini, kegiatan untuk meningkatkan kualitas SDM panitera dan jurusita juga akan lebih banyak dilakukan,” tandasnya.
|
||||||||||||||||||||||||||||
| Last Updated ( Senin, 11 Januari 2010 ) | ||||||||||||||||||||||||||||
| < Prev | Next > |
|---|

|
” Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa”.(QS. Al-Ma`idah : 8). |
