PTA Kepulauan Bangka Belitung
Anda disini:  Beranda

Seleksi Hakim Ad Hoc Tipikor Dibuka Lagi PDF Print E-mail
Written by Radja Alkasim   
Kamis, 31 Maret 2011

                            SELESKSI HAKIM AD HOC TIPIKOR DIBUKA LAGI

Jakarta l hukumonline.com

Mahkamah Agung (MA) berencana membentuk 14 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) baru pada Mei dan Juni mendatang. Seiring dengan itu, MA akan kembali merekrut hakim ad hoc tipikor untuk ditempatkan di Pengadilan Tipikor yang akan dibentuk itu.

“Bulan depan MA akan merekrut kembali para calon hakim ad hoc tipikor,” kata juru bicara MA Hatta Ali saat dihubungi wartawan, Rabu (30/3) di Jakarta. 

Hatta mengatakan untuk seleksi hakim ad hoc tipikor di tahun 2011 ini, pihaknya akan melibatkan unsur masyarakat selain MA sendiri. Antara lain, seperti Indriyanto Seno Adji, Bambang Widjojanto, Lukman Bahmid dan Ketua Muda Pidana Khusus MA Djoko Sarwoko.

“Seleksinya ada tahapan psikotes dan investigasi. Kalau dulu psikotesnya dari UI (Universitas Indonesia), sementara investigasinya dari MaPPI FHUI (Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia),” kata Hatta. 

Untuk memenuhi kebutuhan pembentukan Pengadilan Tipikor di seluruh Indonesia, sejak tahun lalu MA telah menargetkan kebutuhan 240 hakim ad hoc Tipikor. Dalam seleksi sebelumnya, MA telah menjaring 104 orang hakim ad hoc Tipikor untuk tingkat pertama dan banding yang sebagian telah ditempatkan Pengadilan Tipikor Bandung, Semarang, dan Surabaya. Sehingga kebutuhan MA seleksi hakim ad hoc Tipikor tahun ini sekitar 136 orang lagi.

 

Add comment


Security code
Refresh

< Prev   Next >
Advertisement

Padli Ramli, SH.

Padli Ramli, SH.
Panitera/Sekretaris PA Pangkalpinang

Foto Hakim/Pegawai

Jam Sistem

Tanggal Hijriah


Pengaduan Online

Link Peradilan

link MA


link Putusan MA


link Pembaruan MA


link BADILAG

Kata Kata Mutiara

Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa”.(QS. Al-Ma`idah : 8).

 

Foto Kegiatan

10pansek m tarmizi r.jpg