

| Beranda |
| Selamat Datang |
| Gambaran Umum Kep. Bangka Belitung |
| Sejarah Pengadilan Agama Pangkalpinang |
| Yurisdiksi |
| Visi dan Misi |
| Galeri Foto |
| Link |
| Struktur Organisasi |
| Profil Pegawai |
| Daftar Urut Kepangkatan |
| DIPA |
| Realisasi Anggaran DIPA |
| Keuangan Perkara |
| PNBP |
| Bagian Keperkaraan |
| Bagian Kepegawaian |
| Bagian Keuangan |
| Bagian Umum |
| Pedoman Perilaku Hakim |
| Pembayaran Panjar Via Bank |
| Pengembalian Sisa Panjar |
| Legislasi Akta cerai |
| Barang Milik Negara |
| Pengaduan Online |
| Alur Pengaduan |
| Prosedur Pengaduan |
| Hak-Hak Pencari Keadilan |
| Hak-Hak Para Pihak |
| Statistik Pengawasan dan Pengaduan |
| Statistik Hukuman Disiplin |
| Struktur Organisasi |
| Profil Pegawai |
| PTA Kep. Bangka Belitung |
| PA Sungailiat |
| PA Tanjungpandan |
| Saatnya masing-masing pegawai mengkoreksi data pribadinya di SIMPEG Online |
|
|
|
| Written by Radja Alkasim | |
| Jumat, 05 Agustus 2011 | |
Saatnya Masing-Masing Pegawai Mengoreksi Data Pribadinya di SIMPEG Online
Dalam rangka pengakuratan data kepegawaian aparat peradilan agama, Ditjen Badilag beberapa waktu yang lalu telah mensosialisasikan aplikasi SIMPEG berbasis web sebagai pengganti aplikasi SIMPEG versi sebelumnya. Dengan lengkapnya dan akuratnya data kepegawaian, hal tersebut sangat menguntungkan sekali bagi pembinaan dan peningkatan karir masing-masing aparat peradilan agama, seperti dalam hal promosi dan mutasi, pendidikan dan pelatihan dan lain sebagainya. Kegiatan sosialisasi tersebut tidak sampai disitu saja, bersamaan dengan kegiatan Bintek Kompetensi Panitera Peradilan Agama (15/07) kemarin, Kasubdit Mutasi Hakim, H. Sunarto, SH, MH., turut mensosialisasikan keberadaan aplikasi SIMPEG berbasis web kepada para peserta. Sekilas tentang SIMPEG berbasis web Aplikasi SIMPEG berbasis web atau lebih dikenal dengan istilah SIMPEG Online bagi aparat peradilan agama sebenarnya bukan menjadi hal baru lagi, karena sebelumnya telah ada SIMPEG Dekstop yang biasa digunakan oleh bagian kepegawaian PTA dan PA seluruh Indonesia. Ditemui badilag.net di ruang kerjanya Selasa siang (02/08), Kasubdit Data dan Evaluasi, Durminto, S.Kom, MH, menjelaskan bahwa sekitar bulan Maret kemarin, Subdit Data dan Evaluasi sebagai salah satu bagian di Ditjen Badilag yang menangani data kepegawaian Peradilan Agama seluruh Indonesia telah melakukan terobosan baru yaitu dengan mengeluarkan aplikasi SIMPEG terbaru yang berbasis web. Perlu diketahui, bahwa database di SIMPEG online ini merupakan database SIMPEG versi sebelumnya yang telah dipindah, dimana data pegawai sebelumnya masih tersimpan dengan baik dan dilakukan penyempurnaan. Ia menceritakan mengenai berbagai kelebihan aplikasi SIMPEG terbaru ini dibandingkan dengan versi sebelumnya. Salah satunya adalah terdapatnya menu baru yaitu “filter data” yang berfungsi untuk menyaring data pegawai sesuai yang kita inginkan. Dalam menu baru tersebut terdapat 13 pilihan filter, misalkan berdasarkan umur, tanggal lahir, jabatan, pangkat/golongan pegawai dan lain sebagainya, sehingga akan memudahkan sekali apabila data tersebut dibutuhkan sewaktu-waktu. “Hanya membutuhkan beberapa detik saja data yang kita inginkan akan segera tampil di layar komputer,” ungkapnya dengan penuh percaya diri. Kelebihan lain, lanjutnya, adalah lebih fleksibel, karena dapat diakses di komputer mana saja yang telah terhubung dengan jaringan internet. Hal itu dikarenakan server database aplikasi SIMPEG online ini terpusat di gedung Cyber di Jakarta. “Silahkan update data pegawai sebanyak mungkin, tidak usah kwatir kuotanya akan habis,” ungkapnya dengan bangga. Dibandingkan dengan database di aplikasi SIMPEG versi sebelumnya, database SIMPEG online ini jauh bisa dipertanggungjawabkan datanya. Oleh karena itu, Durminto menjamin bahwa database di SIMPEG terbaru ini jauh lebih akurat karena proses updatingnya berbeda dengan yang dulu. “Kalau dulu proses updatingnya dengan cara databasenya dikirim berkala dari daerah ke Badilag melalui Email, tapi di SIMPEG yang baru ini proses updating langsung masuk di server database,” jelasnya. Menurutnya, pada aplikasi SIMPEG versi sebelumnya masih terdapat kekurangan, misalnya dibutuhkannya ruang penyimpanan database yang besar, sulitnya untuk melakukan sinkronisasi dan database yang kurang valid. Ia menceritakan, bahwa setelah adanya SIMPEG online ini, setiap kali dia dinas ke daerah dan kebetulan tidak ada jaringan internet, ia tidak terlalu repot memikirkannya. “Cukup pakai Handphone yang digunakan sebagai modem, saya sudah bisa memantau perkembangan updating data pegawai di SIMPEG Online,” ungkapnya. “Rata-rata updating data pegawai ke SIMPEG per hari mencapai 1000 pegawai, bahkan pernah juga pada waktu sebelumnya sampai tembus angka 2000 per hari” ungkapnya. Untuk melakukan updating ini, lanjutnya, sudah ada 600 admnistrator seluruh Indonesia yang tercatat dan diberikan hak akses oleh Ditjen Badilag,” tegasnya. 3 item penting yang harus diperhatikan ketika menambah data pegawai baru Durminto menghimbau kepada para Kasubbag Kepegawaian dan administrator SIMPEG di daerah, agar memperhatikan tiga item penting yang wajib diisi apabila akan menambah data pegawai baru di SIMPEG online ini. Tiga hal penting tersebut adalah data pegawai, golongan dan mutasi. Ia menjelaskan, apabila salah satu dari tiga item tersebut tidak diisi, maka akan terjadi data error atau tidak tersimpan data pegawai tersebut pada server database. PTA Makassar dan Satker dilingkungannya unggul dalam update data pegawai Dengan SIMPEG terbaru ini, Durminto dapat memantau satker mana saja yang paling rajin dan yang jarang melakukan update data, karena semua aktifitas updating PTA dan PA seluruh Indonesia terpantau semua di Ditjen Badilag. Durminto menjelaskan, bahwa untuk sementara ini, PTA Makassar dan 24 Satker dilingkungannya unggul dalam updating data pegawai di SIMPEG online dibandingkan dengan Satker yang lain. Kriteria tersebut didasarkan pada meratanya updating data pegawai pada masing-masing satker di wilayahnya. Oleh karena itu, ia meminta kepada Satker yang lain agar rajin melakukan update data pegawai di lingkungannya, karena dari pantauannya ditemukan masih ada beberapa Satker PA dalam satu PTA, ada yang rajin update data pegawai, namun ada juga yang sama sekali tidak melakukan updating pegawai dalam beberapa bulan ini. Perlu diketahui bahwa beberapa waktu yang lalu, PTA Makassar melakukan kegiatan pembinaan administrasi kepegawaian yang pesertanya adalah seluruh Kasubbag Kepegawaian/administrator pada satker di wilayahnya dengan Narasumber langsung dari Ditjen Badilag. Dalam kegiatan tersebut, salah saatu materinya adalah mengupas habis tentang seluk beluk aplikasi SIMPEG online ini sebagaimana diberitakan di situs web PTA Makassar di http://www.pta-makassarkota.go.id/ “Terhitung mulai 27 Juli kemarin sampai sekarang, PTA Makassar dan Satker dilingkungannya sudah ada update data 320 pegawai dengan 558 item yang ditambah” jelasnya. Rugi besar bagi Hakim yang datanya tidak lengkap Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Mutasi Hakim, Sunarto, SH, MH, mengatakan bahwa dengan adanya aplikasi SIMPEG terbaru ini, sangat membantu sekali dalam proses promosi mutasi tenaga teknis peradilan agama khususnya hakim. Dengan aplikasi ini, akan terlihat ada berapa orang hakim dengan kriteria pangkat/golongan tertentu, berapa kali hakim yang bersangkutan pernah mengikuti diklat, rekam jejak mutasi hakim dari satker satu ke satker lainnya. Ia menjelaskan, bahwa pertimbangan promosi dan mutasi hakim salahsatu dasarnya adalah bersumber dari data yang ada di SIMPEG. Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa sangat rugi sekali bagi tenaga teknis khususnya hakim yang data pribadinya tidak lengkap. Cukup dengan adanya jaringan internet dengan kecepatan standar, aparat peradilan agama dapat mengakses aplikasi tersebut melalui alamat http://simpeg.badilag.net/simkep dengan username dan password yang dapat dimintakan kepada operator SIMPEG di masing-masing Satker. (ws) |
| < Prev | Next > |
|---|

|
” Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa”.(QS. Al-Ma`idah : 8). |
