Dirjen Badilag Promosikan Peradilan Agama di Australia Jakarta l badilag.net Kemajuan yang diraih peradilan agama rupanya menjadi perhatian serius masyarakat internasional. Hal ini terbukti dengan diundangnya Dirjen Badilag Wahyu Widiana untuk melakukan presentasi di beberapa tempat penting di Australia. Selama sepekan, 26 November hingga 3 Desember 2011, Dirjen Badilag mengunjungi Negeri Kanguru itu. Ia didampingi Sekretaris Pimpinan Mahkamah Agung, Dr. Hasbi Hasan. “Yang diundang sebenarnya adalah peradilan agama. Saya hanya mewakili kawan kawan,” ujar Dirjen Badilag, beberapa hari lalu, sebelum berangkat. Jadwal pejabat eselon I yang pernah menuntut ilmu di Amerika itu terbilang padat. Mula mula, pada Ahad sore, ia memenuhi undangan Lowy Institute, Sidney. Ia didaulat memberikan Key Note Address pada acara dialog antara Pemikir Australia dan Pakistan tentang akses terhadap keadilan. Dalam pertemuan itu Dirjen Badilag berjumpa dengan sejumlah orang penting dari Lowy Institute, seperti Michael Wesley (Executive Director) dan Anthony Bubalo (Program Director), serta Rod Brazier (Ausaid). Setelah menyampaikan materi di Sydney, pejabat yang lahir di Tasikmalaya itu terbang ke Melbourne, Selasa. Di sana ia mengikuti konferensi di Melbourne University, tepatnya di Centre for Islamic Law and Society (Pusat Hukum Islam dan Masyarakat). Ini merupakan acara tahunan pascasarjana yang ketujuh. Pada acara tersebut, Dirjen Badilag akan bertemu dengan Prof Tim Lindsey, salah satu pengarang buku "Courting Reform: Indonesia's Islamic Courts and Justice for the Poor", sekaligus Directore of Centre for Islamic Law and Society. Di kota yang sama, pada sore harinya Dirjen Badilag juga mengikuti seminar dan peluncuran buku. Rabu esok harinya, ia dijadwalkan terbang dari Melbourne ke Canberra. Sesampainya di sana, ia mengikuti diskusi di the Family Court of Australia sembari berkeliling melihat kemajuan yang dicapai oleh pengadilan keluarga itu. Berikutnya, pada Kamis pagi, Dirjen Badilag dijadwalkan bertemu dengan Chief Justice of the High Court of Australia, the Honorable Robert French AC. Ia bersama Kepala Eksekutif Panitera ingin sekali mengajak Dirjen Badilag berkeliling melihat gedung High Court. Pada siang harinya, Dirjen Badilag direncanakan mengikuti pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan Ausaid, Department of Foreign Affairs and Trade, Office of National Assessments, Ombudsman, Family Court of Australia, dan Attorney-Generals Department. Pada pertemuan ini, Dirjen Badilag akan mempresentasikan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh Peradilan Agama, terutama tentang peningkatan akses terhadap keadilan selama lima tahun terakhir.
|