

| Beranda |
| Selamat Datang |
| Gambaran Umum Kep. Bangka Belitung |
| Sejarah Pengadilan Agama Pangkalpinang |
| Yurisdiksi |
| Visi dan Misi |
| Galeri Foto |
| Link |
| Struktur Organisasi |
| Profil Pegawai |
| Daftar Urut Kepangkatan |
| DIPA |
| Realisasi Anggaran DIPA |
| Keuangan Perkara |
| PNBP |
| Bagian Keperkaraan |
| Bagian Kepegawaian |
| Bagian Keuangan |
| Bagian Umum |
| Pedoman Perilaku Hakim |
| Pembayaran Panjar Via Bank |
| Pengembalian Sisa Panjar |
| Legislasi Akta cerai |
| Barang Milik Negara |
| Pengaduan Online |
| Alur Pengaduan |
| Prosedur Pengaduan |
| Hak-Hak Pencari Keadilan |
| Hak-Hak Para Pihak |
| Statistik Pengawasan dan Pengaduan |
| Statistik Hukuman Disiplin |
| Struktur Organisasi |
| Profil Pegawai |
| PTA Kep. Bangka Belitung |
| PA Sungailiat |
| PA Tanjungpandan |
| AusAid Dukung Program Prioritas Badilag |
|
|
|
| Written by Radja Alkasim | |
| Selasa, 28 Juni 2011 | |
AusAid Dukung Program Prioritas BadilagJakarta l badilag.net “Kami bermaksud membincangkan program-program kerjasama antara Badilag dan AusAid ke depan,” Nicola Colbran, Direktur Program Kemitraan Indonesia Australia untuk Keadilan, dan Leisha Leister, dari Family Court of Australia (FCoA) mengutarakan maksud kedatangannya ke Badilag, Selasa (21/6/2011). Nicola dan Leisha disambut hangat oleh Dirjen Badilag, Wahyu Widiana di ruang kerjanya. Kunjungan Nicola dan Leisha ini merupakan lanjutan dari kunjungan sebelumnya, Jum’at (29/4/2011). Sebelumnya telah dibicarakan hal-hal umum tentang program-program kerjasama antara Badilag dan AusAid. AusAid sendiri menyatakan komitmennya untuk mensukseskan program-program Badilag ke depan. Information Desk Di awal pembicaraan, Dirjen Badilag, menjelaskan tentang program-program prioritas Badilag saat ini. Salah satu program badilag saat ini adalah pengembangan Information Desk (Meja Informasi). Poin penting Information Desk adalah agar para pihak dapat memperoleh informasi yang mereka butuhkan tentang perkara melalui petugas khusus. “Karenanya, para pihak tidak akan memperoleh informasi melalui hakim atau panitera, akan tetapi hanya melalui petugas Information Desk”, jelasnya.
Menurut Wahyu Widiana, seluruh informasi akan bermuara pada petugas Information Desk. Ini juga dimaksudkan untuk menghindari hubungan “illegal” antara para pihak dengan aparat peradilan. “Kami sedangkan membuat draf pedoman tentang Information Desk yang dalam waktu dekat akan segera disebar luaskan ke seluruh Pengadilan Agama”, ia menambahkan. Setelah pedoman tersebut disebar luaskan, Wahyu Widiana menjelaskan bahwa Badilag akan melakukan monitor untuk mengetahui pelaksanaan Information Desk tersebut. “Pengadilan Agama yang menerapkan Information Desk secara benar dan tepat akan kami beri award”, jelasnya. Dirjen juga menginformasikan kepada Nicola dan Leisha bahwa baru-baru ini Badilag telah memberikan “website award” kepada beberapa Pengadilan Agama terbaik. “Ini berdasarkan hasil penilaian dari National Legal Reform Program (NLRP), NGO dari Belanda pada beberapa bulan yang lalu. Nicola dan Leisha menyatakan ketertarikannya terhadap Information Desk. “Saya kira AusAid dan Badilag dapat melakukan kerjasama dalam program pelatihan petugas-petugas Information Desk. Sehingga seluruh petugas Information Desk memahami dengan benar apa yang harus mereka lakukan dalam melayani masyarakat”, jelas Nicola. “Selain itu, pelatihan tentang hal ini akan memberikan standar pelayanan Information Desk yang sama pada setiap Pengadilan Agama,” Leisha menambahkan. Evaluasi Posbakum “Kami sangat puas, Posbakum secara umum telah berjalan baik di 46 Pengadilan Agama di Indonesia,” ujar Wahyu Widiana. “Tidak dapat dipungkiri bahwa, memang terdapat berbagai masalah yang harus dipecahkan bersama,” tambahnya. Wahyu Widiana berharap Posbakum dapat dievaluasi untuk mengetahui apakah Posbakum telah berjalan dengan benar dan untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi di lapangan. “Kami sedang mengumpulkan data mengenai Posbakum”, jelas Wahyu Widiana. Nicola dan Leisha sepakat akan harus adanya evaluasi terhadap pelaksanaan Posbakum selama ini. “Barangkali kita harus mengumpulkan data mengetahui Posbakum tersebut dari 12 bulan berjalan. Dengan demikian kita akan dapat melakukan evaluasi tersebut tahun depan”, ungkap Nicola dan Leisha. Penilaian Website Selain pelatihan Information Desk dan Workshop tentang Posbakum, AusAid juga tertarik melakukan program penilaian website yang selama ini dilakukan oleh NLRP. Nicola menjelaskan bahwa AusAid sangat mendukung program penilaian website ini. “Saya berharap seluruh Pengadilan Agama dapat meningkatkan kualitas website mereka, sehingga bisa menjadi pemenang website award berikutnya”, harap wahyu Widiana. Di hujung dialog, Dirjen Badilag mengapresiasi perhatian Nicola dan Leisha terhadap program-program Badilag. “Kami harap kerjasama ini sangat membantu peradilan agama di masa yang akan datang”, pungkas Dirjen. (arijaya). |
| < Prev | Next > |
|---|

|
” Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa”.(QS. Al-Ma`idah : 8). |
